Pengertian
NAT dan PAT
NAT (Network Address Translation)
merupakan suatu metode
untuk menghubungkan lebih dari 1 pc pada jaringan lokal ke jaringan internet
dengan menggunakan satu alamat IP publik.
PAT
(Port Address Translation)
merupakan suatu metode
untuk menghubungkan beberapa port yang diakses pada jaringan lokal ke jaringan
internet menggunakan satu alamat IP publik sesuai dengan port yang diakses. (Atmaja, 2015)
Jenis
Jenis NAT dan PAT
NAT (Network Address
Translation)
Full cone NAT
Restricted cone NAT
Port
restricted cone NAT
Symmetric NAT
(Wikipedia, no)
Contoh
konfigurasi PAT
Sebuah host pada alamat
IP 192.168.0.2 pada jaringan pribadi dapat meminta untuk koneksi ke host remote
pada jaringan publik. Paket awal diberikan alamat 192.168.0.2:15345. Perangkat
PAT (yang kita asumsikan memiliki IP publik 1.2.3.4) sewenang-wenang dapat
menerjemahkan alamat sumber: sepasang port untuk 1.2.3.4:16529, membuat sebuah
entri dalam tabel internal port 16529 yang digunakan untuk koneksi dengan
192,168. 0,2 pada jaringan pribadi. Ketika sebuah paket diterima dari jaringan
publik dengan perangkat PAT untuk alamat 1.2.3.4:16529 paket diteruskan ke
192.168.0.2:15345. (Tarihoran, 2010)
Keuntungan
dari PAT
keuntungan
yang disediakan oleh NAT:
PAT memungkinkan host beberapa internal
untuk berbagi alamat IP eksternal tunggal.
Kekurangan
PAT
Skalabilitas - Banyak
host di jaringan swasta membuat banyak koneksi ke jaringan publik. Karena hanya
ada sejumlah port yang tersedia, perangkat PAT akhirnya mungkin tidak cukup
ruang dalam tabel penerjemahan. Walaupun ada ribuan port yang tersedia, dan
mereka daur ulang dengan cepat, beberapa jaringan komunikasi mengkonsumsi
beberapa port hampir bersamaan dalam transaksi logis tunggal (sebuah HTTP
permintaan untuk halaman web dengan obyek tertanam banyak; beberapa VoIP
aplikasi). Cukup-besar LAN yang sering mempertahankan jenis lalu lintas secara
berkala bisa mengkonsumsi semua port yang tersedia.
kompleksitas Firewall -
Karena alamat di dalam semua disamarkan di belakang satu alamat yang dapat
diakses publik, adalah mustahil untuk mesin di luar untuk memulai sambungan ke
dalam mesin tertentu tanpa konfigurasi khusus pada firewall untuk koneksi ke
depan ke port tertentu. Ini memiliki dampak yang cukup besar pada aplikasi
seperti VOIP, video conference, dan lainnya peer-to-peer aplikasi. (Mujiono,
2016)
#.
Keuntungan NAT:
1. Menghemat alamat IP secara legal atau
terdaftar.
2. Mengurangi Overlap pengalamatan
3. Meningkatkan flexibilitas ketika
berkomunikasi dengan internet
4. Mengurangi penomoran kembali jika
terjadi perubahan Network (NAT Static)
#.
Kerugian NAT:
1. Terdapat delay pada proses Switching
2. Tidak dapat melakukan Trace end to end
IP
3. Terdapat aplikasi yang tidak berfungsi
ketika NAT di implementasikan.
#.
NAT di dalam CISCO memiliki 3 type:
1. NAT Static
2. NAT Dynamic
3. PAT (Port Address Translation) (Rida', 2015)





0 komentar :
Posting Komentar