Rabu, 09 November 2016

MATERI 3-PROTOKOL ROUTING OSPF


Oleh : Dimas Ibnu Malik

DESKRIPSI TUGAS OSPF  :          
• Penggunaan banyak protocol routing
• Konfigurasi dan menyebarkan sebuah default route
• Konfigurasi peringkasan OSPF
• Permasalahan dan keterbatasan dari OSPF
• Penggunaan banyak protocol routing dalam jaringan perusahaan

Penggunaan Banyak Protokol Routing
Routing protocol adalah suatu aturan yang mempertukarkan informasi routing yang akan membentuk sebuah tabel routing sehingga pengalamatan pada paket data yang akan dikirim menjadi lebih jelas dan routing protocol mencari rute tersingkat untuk mengirimkan paket data menuju alamat yang dituju. (Mujiono, 2012)
Default route adalah sebuah rute yang dianggap cocok dengan semua IP address tujuan.
Konfigurasi dan menyebarkan sebuah default route
Dengan default route ketika IP address destination(tujuan) dari sebuah paket tidak ditemukan dalam tabel routing, maka router akan menggunakan default route untuk mem-forward paket tersebut. (Aviyatna, 2011)
Konfigurasi peringkasan OSPF
Konfigurasi OSPF - Backbone Area
OPSF merupakan protokol routing yang menggunakan konsep hirarki routing, dengan kata lain OSPF mampu membagi-bagi jaringan menjadi beberpa tingkatan. Tingakatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan yaitu area.


OSPF memiliki beberapa tipe area diantaranya:
Bakcbone - Area 0 (Area ID 0.0.0.0) -> Bertanggung jawab mendistribusikan informasi routing antara non-backbone area. Semua sub-Area HARUS terhubung dengan backbone secara logikal.
Standart/Default Area -> Merupakan sub-Area dari Area 0. Area ini menerima LSA intra-area dan inter-area dar ABR yang terhubung dengan area 0 (Backbone area).
Stub Area -> Area yang paling "ujung". Area ini tidak menerima advertise external route (digantikan default area).
Not So Stubby Area -> Stub Area yang tidak menerima external route (digantikan default route) dari area lain tetapi masih bisa mendapatkan external route dari router yang masih dalam 1 area. (MikrotikIndonesia, 2012)
Permasalahan dan keterbatasan dari OSPF
Router OSPF mempunyai sebuah mekanisme untuk dapat menemukan router tetangganya dan dapat membuka hubungan. Mekanisme tersebut disebut dengan istilah Hello protocol. Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau ke sebuah perangkat yang terhubung langsung dengannya. Paket kecil tersebut dinamai dengan istilah Hello packet. Pada kondisi standar, Hello packet dikirimkan berkala setiap 10 detik sekali (dalam media broadcast multiaccess) dan 30 detik sekali dalam media Point-to-Point Hello packet berisikan informasi seputar pernak-pernik yang ada pada router pengirim. Hello packet pada umumnya dikirim dengan menggunakan multicast address untuk menuju ke semua router yang menjalankan OSPF (IP multicast 224.0.0.5). Semua router yang menjalankan OSPF pasti akan mendengarkan protocol hello ini dan juga akan mengirimkan hello packet-nya secara berkala.
(Govanda, 2015)





Penggunaan banyak protocol routing dalam jaringan perusahaan
Protokol Routing adalah komunikasi antara router - router. Routing protokol mengijinkan router - router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar router. router menggunakan infformasi ini untuk membangun dan memperbaiki table routingnya.
Routing Protocol maksudnya adalah protocol untuk merouting. Routing protocol digunakan oleh router-router untuk memelihara /meng-update isi routing table. Pada dasarnya sebuah routing protocol menentukan jalur (path) yang dilalui oleh sebuah paket melalui sebuah internetwork. Contoh  dari routing protocol adalah RIP, IGRP, EIGRP, dan OSPF. (IndoPiece, 2013)

DAFTAR PUSTAKA

Aviyatna, A. (2011, 01 20). https://konoharakureah.wordpress.com/2011/01/20/default-route/. Retrieved 11 10, 2016, from https://konoharakureah.wordpress.com/2011/01/20/default-route/: https://konoharakureah.wordpress.com/2011/01/20/default-route/
Govanda. (2015, 12 1). https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/. Retrieved 11 2, 2016, from https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/: https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/
IndoPiece. (2013, 05 2). http://indopiece.blogspot.co.id/2013/05/protokol-protokol-routing.html. Retrieved 11 10, 2016, from http://indopiece.blogspot.co.id/2013/05/protokol-protokol-routing.html: http://indopiece.blogspot.co.id/2013/05/protokol-protokol-routing.html
MikrotikIndonesia. (2012, 06 3). http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154. Retrieved 11 10, 2016, from http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154: http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154
Mujiono. (2012, 12 1). http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-routing-protocol.html. Retrieved 11 11, 2016, from http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-routing-protocol.html: http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-routing-protocol.html

Biograph :
Name    : Dimas Ibnu Malik
School   : SMK ISLAM 1 BLITAR

Motto   : Ingat mati

1 komentar :

  1. Bagus Artikel nya mengenai Routing OSPF nya menambah ilmu bagi saya yang sedang mempelajarinya.

    Kunjungi juga ya, banyak pembahasan mengenai informasi seputar dunia Komputer dan Jaringan lengkap materi serta tutorial yang dapat membantu anda.

    http://bit.ly/2LyHT4k

    BalasHapus