Oleh : Dimas Ibnu Malik
DESKRIPSI
TUGAS OSPF :
•
Penggunaan banyak protocol routing
•
Konfigurasi dan menyebarkan sebuah default route
•
Konfigurasi peringkasan OSPF
•
Permasalahan dan keterbatasan dari OSPF
•
Penggunaan banyak protocol routing dalam jaringan perusahaan
Penggunaan Banyak Protokol Routing
Routing
protocol adalah suatu aturan yang mempertukarkan informasi routing yang akan
membentuk sebuah tabel routing sehingga pengalamatan pada paket data yang akan
dikirim menjadi lebih jelas dan routing protocol mencari rute tersingkat untuk
mengirimkan paket data menuju alamat yang dituju. (Mujiono,
2012)
Default
route adalah sebuah rute yang dianggap cocok dengan semua IP address tujuan.
Konfigurasi dan menyebarkan sebuah
default route
Dengan
default route ketika IP address destination(tujuan) dari sebuah paket tidak
ditemukan dalam tabel routing, maka router akan menggunakan default route untuk
mem-forward paket tersebut. (Aviyatna, 2011)
Konfigurasi peringkasan OSPF
Konfigurasi
OSPF - Backbone Area
OPSF
merupakan protokol routing yang menggunakan konsep hirarki routing, dengan kata
lain OSPF mampu membagi-bagi jaringan menjadi beberpa tingkatan.
Tingakatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan
yaitu area.
OSPF
memiliki beberapa tipe area diantaranya:
Bakcbone
- Area 0 (Area ID 0.0.0.0) -> Bertanggung jawab mendistribusikan informasi
routing antara non-backbone area. Semua sub-Area HARUS terhubung dengan
backbone secara logikal.
Standart/Default
Area -> Merupakan sub-Area dari Area 0. Area ini menerima LSA intra-area dan
inter-area dar ABR yang terhubung dengan area 0 (Backbone area).
Stub
Area -> Area yang paling "ujung". Area ini tidak menerima
advertise external route (digantikan default area).
Not
So Stubby Area -> Stub Area yang tidak menerima external route (digantikan
default route) dari area lain tetapi masih bisa mendapatkan external route dari
router yang masih dalam 1 area. (MikrotikIndonesia, 2012)
Permasalahan dan keterbatasan dari
OSPF
Router
OSPF mempunyai sebuah mekanisme untuk dapat menemukan router tetangganya dan
dapat membuka hubungan. Mekanisme tersebut disebut dengan istilah Hello
protocol. Dalam membentuk hubungan dengan tetangganya, router OSPF akan
mengirimkan sebuah paket berukuran kecil secara periodik ke dalam jaringan atau
ke sebuah perangkat yang terhubung langsung dengannya. Paket kecil tersebut
dinamai dengan istilah Hello packet. Pada kondisi standar, Hello packet
dikirimkan berkala setiap 10 detik sekali (dalam media broadcast multiaccess)
dan 30 detik sekali dalam media Point-to-Point Hello packet berisikan informasi
seputar pernak-pernik yang ada pada router pengirim. Hello packet pada umumnya
dikirim dengan menggunakan multicast address untuk menuju ke semua router yang
menjalankan OSPF (IP multicast 224.0.0.5). Semua router yang menjalankan OSPF
pasti akan mendengarkan protocol hello ini dan juga akan mengirimkan hello
packet-nya secara berkala.
Penggunaan banyak protocol routing
dalam jaringan perusahaan
Protokol
Routing adalah komunikasi antara router - router. Routing protokol mengijinkan
router - router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar
router. router menggunakan infformasi ini untuk membangun dan memperbaiki table
routingnya.
Routing
Protocol maksudnya adalah protocol untuk merouting. Routing protocol digunakan
oleh router-router untuk memelihara /meng-update isi routing table. Pada
dasarnya sebuah routing protocol menentukan jalur (path) yang dilalui oleh
sebuah paket melalui sebuah internetwork. Contoh dari routing protocol adalah RIP, IGRP,
EIGRP, dan OSPF. (IndoPiece, 2013)
DAFTAR PUSTAKA
Aviyatna, A. (2011, 01 20). https://konoharakureah.wordpress.com/2011/01/20/default-route/.
Retrieved 11 10, 2016, from
https://konoharakureah.wordpress.com/2011/01/20/default-route/:
https://konoharakureah.wordpress.com/2011/01/20/default-route/
Govanda. (2015, 12
1). https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/.
Retrieved 11 2, 2016, from
https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/:
https://joopro.wordpress.com/2015/12/01/tetangga-dan-batasan-ospf/
IndoPiece. (2013, 05
2). http://indopiece.blogspot.co.id/2013/05/protokol-protokol-routing.html.
Retrieved 11 10, 2016, from
http://indopiece.blogspot.co.id/2013/05/protokol-protokol-routing.html:
http://indopiece.blogspot.co.id/2013/05/protokol-protokol-routing.html
MikrotikIndonesia.
(2012, 06 3). http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154.
Retrieved 11 10, 2016, from http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154:
http://mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=154
Mujiono. (2012, 12
1). http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-routing-protocol.html.
Retrieved 11 11, 2016, from
http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-routing-protocol.html:
http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-routing-protocol.html
Biograph :
Name : Dimas Ibnu
Malik
School : SMK ISLAM 1
BLITAR
Motto : Ingat mati
Bagus Artikel nya mengenai Routing OSPF nya menambah ilmu bagi saya yang sedang mempelajarinya.
BalasHapusKunjungi juga ya, banyak pembahasan mengenai informasi seputar dunia Komputer dan Jaringan lengkap materi serta tutorial yang dapat membantu anda.
http://bit.ly/2LyHT4k